Jangan Ghibah dan Fitnah !

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh 

Para pembaca budiman, kali ini saya angkat topik yang menarik. Karena hal ini sering terjadi dalam kehidupan bermasyarakat atau bersosial. Secara tak sadar banyak orang sering melakukan. Padahal, dosanya sangat besar dan bisa mendatangkan ancaman siksa kubur di akhirat.

Ghibah adalah membicarakan kejelekan seseorang yang sesuai dengan kenyataannya kepada orang lain , sedangkan fitnah adalah membicarakan kejelekan seseorang namun tidak sesuai dengan kenyataannya kepada orang lain. Dua hal ini merupakan tindakan yang sangat dilarang keras oleh Allah dan Rasul-Nya. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:

"Tahukah kalian apa itu ghibah? Para sahabat menjawab: “Allah dan Rasul -Nya yang lebih mengetahui”. Lantas beliau menjelaskan: “(Ghibah) itu ialah engkau menyebut (keburukan) saudaramu yang ia tidak suka”. Ada yang bertanya: “Bagaimana sekiranya, jika yang ada pada saudaraku itu memang benar seperti yang ku katakan? Beliau menambahkan: “Jika benar ada padanya apa yang engkau katakan itulah yang namanya ghibah. Dan jika sekiranya apa yang engkau katakan tidak ada pada saudaramu, itu namanya fitnah”. ( HR Muslim no: 2589) 

Dalam Sunan At-Tirmidzi nomor 2032, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata: “Rasulullah dulu berdiri di atas mimbar lalu menyeru dengan suara yang keras: ’Wahai sekumpulan manusia yang merasa aman dengan lisan dan yang tidak menjadikan iman dalam hatinya. Janganlah kalian mengganggu muslimin, janganlah kalian mencela mereka, dan janganlah kalian mencari aib mereka. Barangsiapa yang mencari aib saudaranya muslim maka Allah akan membuka aibnya. Dan barang siapa yang Allah buka aibnya maka Allah membongkar keburukannya walaupun dia bersembunyi."

Semoga Allah Ta'ala memberikan taufik kepada kita semua agar kita terjauhkan dari dosa ini yaitu ghibah dan fitnah. Betapa banyak manusia yang terjerumus ke neraka disebabkan mereka tidak mampu menahan lisan mereka dari ghibah lebih-lebih di zaman yang penuh fitnah saat ini. Hanya kepada Allah Ta'ala, kita meminta pertolongan. Wallahu a’lam... 


Komentar

Postingan Populer